Sungguh sangat kasihan sekali ketika melihat seekor kucing yang dipukul atau disiksa oleh orang yang membencinya. Tak habis pikir kenapa sebegitunya perlakuan manusia terhadap hewan yang satu ini, mereka seolah tak punya rasa peduli bahkan jijik jika ada kucing yang masuk rumahnya, apalagi mencuri makanan sang tuan rumah, pukulan dan tendangan pun melayang menghantam tubuh hewan yang butuh makan ini. Namanya hewan wajarlah melakukan itu (mencuri), justru kitalah yang seharusnya paham dengan tidak sembarang menyimpan makan.
Sungguh sangat kasihan sekali ketika melihat seekor kucing yang dipukul atau disiksa oleh orang yang membencinya. Tak habis pikir kenapa sebegitunya perlakuan manusia terhadap hewan yang satu ini, mereka seolah tak punya rasa peduli bahkan jijik jika ada kucing yang masuk rumahnya, apalagi mencuri makanan sang tuan rumah, pukulan dan tendangan pun melayang menghantam tubuh hewan yang butuh makan ini. Namanya hewan wajarlah melakukan itu (mencuri), justru kitalah yang seharusnya paham dengan tidak sembarang menyimpan makan.


Mungkin banyak hal yang menjadi pertimbangan banyak orang kenapa mereka membenci kucing, dengan alasan adanya dampak buruk bagi pemeliharanya terutama bagi kesehatan tubuh. Tapi tahukah bahwa Segala sesuatu yang Allah ciptakan di muka bumi ini pasti ada manfaatnya. Begitu pula sama halnya dengan kucing, walaupun memiliki sisi negatif kita juga bisa mengambil hikmah dan manfaat dari hewan tersebut.
Seperti Dalil Al-Qur'an surat Shad ; 27 :
"Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi, dan apa yang ada diantara keduanya tanpa hikmah"
Nabi SAW sendiri sangat peduli terhadap kucing dan memeliharanya. Nabi Saw memiliki seekor kucing yang bernama Mueeza. Suatu saat Nabi Saw hendak mengambil jubah, tetapi ketika melihat sang kucing sedang tidur diatas jubahnya ia tak ingin mengganggu kucingnya yang sedang terlelap, tahukah apa yang dilakukannya? Subhanallah Beliau lebih memilih memotong belahan lengan jubah ketimbang membangunkan kucing kesayangannya. Dan tatkala Nabi Saw pulang kerumahnya kucing tersebut terbangun dan merunduk bersujud di depan tuannya. Sebagai balasan kasih sayang Nabi Saw mengelus kucing itu sebanyak tiga kali. Pada kesempatan lain setiap menerima tamu dirumahnya, Beliau selalu menggendong kucing kesayangannya itu dan menaruhnya di paha. Salah satu yang Nabi Saw sukai dari kucingnya adalah setiap adzan berkumandang ia selalu mengeong seolah-olah mengikuti lantunan adzan.
Nabi Saw memberi peringatan keras bagi siapa saja yang menyakiti kucing. Seperti hadits dari Ibnu Ummar ra bahwa Rasulullah Saw bersabda :
"Seorang manusia dimasukkan kedalam neraka karena kucing yang dia ikat dan tidak diberikan makan bahkan tidak diperkenankan makan binatang-binatang kecil yang ada dilantai". HR Bukhari
Diantaran hikmah yang terkandung dari memelihara kucing dirumah antara lain adalah :
Mengajarkan kasih sayang
Islam mengajarkan kita untuk saling menyayangi sesama makhluk Allah. Arti menyayangi disini ruang lingkupnya luas baik itu kepada manusia maupun terhadap binatang. Dengan menyayangi (memelihara) kucing secara tidak langsung kita bisa mengambil pelajaran bahwa sesama makhluk tuhan harus saling menyayangi bahkan terhadap binatang sekalipun.
Mendisiplinkan diri dan bersifat tanggung jawab
Dengan memelihara kucing, seperti memberi makan, memandikannya, membersihkan kandangnya (kucing angora), kita bisa belajar disiplin dan bertanggung jawab dalam keseharian. Realisasinya akan nampak pada kegiatan kita yang lain yang wajib dilakukan sehari-hari.
Fakta Keistimewaan dari bagian tubuhnya
Pada kulit kucing terdapat...

0 Response to "Inilah Hikmah Memelihara Kucing di Rumah, Jangan Disakiti Perlakukan dengan Baik"
Posting Komentar